Headlines News :
Home » » Gaya Lorentz

Gaya Lorentz

Kaidah tangan kanan dari gaya Lorentz (F) akibat dari arus listrik, I dalam suatu medan magnet B

Gaya Lorentz adalah gaya (dalam bidang fisika) yang ditimbulkan oleh muatan listrik yang bergerak atau oleh arus listrik yang berada dalam suatu medan magnet, B. Arah gaya ini akan mengikuti arah maju skrup yang diputar dari vektor arah gerak muatan listrik (v) ke arah medan magnet, B,
seperti yang terlihat dalam rumus berikut:

F = q ( V x B )
di mana
F adalah gaya (dalam satuan/unit newton)
B adalah medan magnet (dalam unit tesla)
q adalah muatan listrik (dalam satuan coulomb)
v adalah arah kecepatan muatan (dalam unit meter per detik)
× adalah perkalian silang dari operasi vektor.
Untuk gaya Lorentz yang ditimbulkan oleh arus listrik, I, dalam suatu medan magnet (B), rumusnya akan terlihat sebagai berikut (lihat arah gaya dalam kaidah tangan kanan):


F = L I x B
di mana
F = gaya yang diukur dalam unit satuan newton
I = arus listrik dalam ampere
B = medan magnet dalam satuan tesla
X = perkalian silang vektor, dan
L = panjang kawat listrik yang dialiri listrik dalam satuan meter.


Bila telapak tangan dibuka dengan jempol menunjukkan arah arus I dan keempat jari lainnya yang dirapatkan menunjukkan arah medan magnetik B, maka arah dorong telapak tangan angan anda menunjukkan arah gaya Lorentz
Dua kawat lurus panjang sejajar diliri arus. Kedua kawat itu menembus bidang horizontal V di titik P dan Q.
Dua kawat lurus sejajar terpisah dan terpisah sejauh a satu sama lain maing-masing di aliri arus listrik i1 dan i2 . P dan Q adalah adalah titik tembus kawat pada bidang V yang tegak lurus kawat. Berapakah besar gaya tarik menarik antara dua kawat itu.
Kawat berarus i1 akan menimbulkan induksi magnetik B1 di titik P. Sesuai dengan kaidah tangan pertama, arah B1 adalah tegak lurus dengan i1 dan besarnya sesuai dengan persamaan :
Perhatikan kawat 2 terlihat kawat 2 yang dialiri arus i2 terletak dalam medan magnetic B1. Akibatnya pada kawat 2 kan bekerja gaya Lorentz (F2) kemanakah arah gaya F2 bekerja dan berapa besarnya ? arah F2 kita tentukan dengan kaidah tangan kanan kedua. Arahkan jempol sesuai dengan i2 arah ke atas dan arah empat jari sesuai dengan arah induksi magnet B1 . kita peroleh telapak tangan adalah horizontal kekiri . jadi arah gaya F2 adalah kekiri .Besar gaya F2 kita hitung dengan persamaa :
F = i L B sin ? Pada gambar terlihat ? yaitu sudut antara arah arus i2 dan B1 adalah 90?, dan = Panjang kawat 2.
Jadi dapat kita tuliskan :
Biasanya yang ditentukan besar gaya per satuan panjang sehingga persamaan di atas menjadi:
Bila arus melalui kedua kawat sama (i1 =i2 =I ) , maka gaya tarik menarik antar kedua kawat lurus adalah .
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2013. Kamus Industri | Informasi Seputar Teknik Industri - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger