Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label MSDM. Show all posts
Showing posts with label MSDM. Show all posts

Motion Economy Sebagai Landasan Pokok Perancangan Tata Cara Kerja.


Dalam menganalisa dan mengevaluasi metoda kerja yang lebih efisien, maka perlu mempertimbangkan prinsip-prinsip ekonomi gerakan (the principles of motiom economy). Prinsip ekonomi gerakan ini bisa dipergunakan untuk menganalisa gerakan-gerakan kerja setempat yang terjadi dalam sebuah stasiun kerja dan bisa juga untuk kegiatan-kegiatan kerja yang berlangsung secara menyeluruh dari satu stasiun ke stasiun kerja yang lain.




Beberapa prinsip-prinsip ekonomi gerakan :
Eliminasi Kegiatan :
Eliminasi semua kegiatan/aktifitas yang memungkinkan, langkah-langkah atau gerakan-gerakan (dalam hal ini banyak berkaitan dengan aplikasi anggota badan, kaki, lengan, tangan, dll).
Eliminasi kondisi yang tak beraturan dalam setiap kegiatan. Letakan segala fasilitas kerja dan material/komponen pada lokasi yang tetap (hal ini akan bisa menyebabkan gerakan-gerakan kerja yang otomatis).
Eliminasi penggunaan tangan (baik satu atau keduanya) sebagai “holding device”, karena hal ini merupakan aktifitas tidak produktif  yang menyebabkan kerja dua tangan tidak seimbang.
Eliminasi gerakan-gerakan yang tidak semestinya, abnormal, dll. Hindari pula gerakan-gerakan yang membahayakan dan melanggar prinsip-prinsip keselamatan atau kesehatan kerja.
Eliminasi penggunaan tenaga otot untuk melaksanakan kegiatan statis atau fixed position. Demikian pula sebisa mungkin untuk menggunakan tenaga mesin (mekanisasi) seperti power tools, power feeds, material handling, equipment, dll, untuk menggantikan tenaga otot.
Eliminasi waktu kosong (idle time) atau waktu menunggu (delay time ) dengan membuat perencanaan/penjadwalan kerja yang sebaik-baiknya. Idle/delay time bisa ditolerir bilamana hal tersebut diperuntukan secara terencana guna melepaskan lelah.

Kombinasi Gerakan Atau Aktifitas Kerja :
Gantikan/kombinasikan gerakan-gerakan kerja yang berlangsung pendek atau terputus-putus dan cendrung berubah-ubah arahnya dengan sebuah gerakan yang kontinyu, tidak patah-patah serta cendrung membentuk sebuah kurva.
Kombinasikan beberapa aktifitas fungsi yang mampu ditangani oleh sebuah peralatan kerja dengan membuat desain yang bersifat “multipurpose”.
Distribusikan kegiatan dengan membuat keseimbangan kerja antara kedua tangan. Pola gerakan kerja yang simultan dan simetris akan memberikan gerakan yang paling efektif. Bilamana kegiatan dilaksanakan secara kelompok diupayakan supaya terjadi beban kerja yang merata diantara anggota kelompok.

Penyerdehanaan Kegiatan :
Laksanakan setiap aktifitas/kegiatan kerja dengan prinsip kebutuhan energi otot yang digunakan minimal.
Kurangi kegiatan mencari-cari obyek kerja (peralatan kerja, materia, dll.) dengan meletakannya pada tempat yang tidak berubah-ubah.
Letakan fasilitas kerja berada dalam jangkauan tangan yang normal. Hal ini akan menyebabkan gerakan tangan akan berada pada jarak yang sependek-pendeknya.
Sesuaikan letak dari handles, pedals, levers, buttons, dll dengan memperhatikan dimensi tubuh manusia (antropometri) dan kekuatan otot yang dibutuhkan.
Dan lain-lain.

EFEK DARI PRAKTEK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KINERJA CABANG MNC DI RUSIA

* Dalam studi ini mengkaji hubungan antara Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan kinerja dari 101 cabang yang dimiliki Rusia. Pada dasarnya pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan mempraktekkan manajemen sumber daya manusia dalam 101 cabang MNC di rusia berdampak positif dalam performa kinerja para pegawai atau malah sebaliknya tidak berpengaruh signifikan dengan kinerja karyawan. Manajemen Sumber Daya Manusia sendiri untuk memanajerial perusahaan keseluruhan dan bukan hanya diperuntunkan untuk karyawan saja.
Hasil penelitian ini memberikan dukungan untuk pernyataan bahwa investasi dalam praktek MSDM secara substansial dapat membantu perusahaan berperforma lebih baik. Lebih lanjut, berbeda MSDM secara praktik manajerial dan non-manajerial karyawan ditemukan hubungan dengan kinerja perusahaan. Namun, hanya dukungan terbatas diperoleh untuk hipotesis hubungan antara upaya menyelaraskan praktek dari MSDM dengan strategi perusahaan dan kinerja anak perusahaan.

* Pendahuluan
Pada dasarnya karyawan sangat berperan penting dalam meningkatnya produksi dalam suatu perusahaan. Karyawan menciptakan satu sumber penting dari keuntungan kompetitif untuk MNC sendiri. Dalam satu cabang MNC jika bisa mengadopsi bagaimana memanajemen Sumber Daya Manusia yang ada maka akan berdampak pada bertambahnya kinerja organisatoris dalam satu cabang MNC sendiri.

About Me

My Photo
Be a Good Engineer with Kamus Industri
 
Copyright © 2013. Kamus Industri | Informasi Seputar Teknik Industri - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger